Rabu, 04 April 2018

DOT.NET DAN OOP


1. Net adalah teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak Microsoft untuk memfasilitasi system operasi, hingga ke peralatan-peralatan lain seperti handphone dan sebagainya. Dengan demikian, jika Anda bermaksud untuk membuat program yang dapat dijalankan melalui internet, jaringan computer, handphone dan lain-lain, maka sangatlah tepat jika Anda membuatnya melalui teknologi .Net ini.
Teknologi .Net dapat juga digunakan bagi yang ingin membuat program untuk komputer pribadi yang dijalankan secara individual. Dibandingkan dengan perangkat lunak pembuat program yang sudah ada sebelumnya seperti Ms. Visual Studio 6.0 (Ms. Merupakan singkatan yang umum digunakan perusahaan Microsoft). Perangkat lunak pembuat program berbasis .Net mempunyai lebih banyak fasilitas dan perintah-perintah yang akan mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan program aplikasi.
2.
·         Kemudahan untuk menggabung beberapa program yang dibuat dengan berbagai bahasa pemrograman berteknologi .Net ini.
·         Kemudahan untuk berpindah antarbahasa pemrograman.
·         Meningkatkan keandalan program dalam menangani error.
·         Penanganan masalah memori secara otomatis dan sebagainya.\

3.  Microsoft Intermediate Language (disingkat MSIL) adalah sebuah set instruksi yang bersifat independen terhadap CPU yang digunakan oleh Microsoft .NET Framework, yang dibuat pada saat program-program bahasa .NET (C#, J#, Visual Basic .NET) dikompilasi. MSIL mengandung instruksi untuk memuat, menyimpan, melakukan inisialisasi, dan memanggil metode-metode terhadap objek, mengingat hampir semua bahasa .NET adalah bersifat berorientasi objek. Ketika dikompilasi, MSIL akan ditambahkan dengan metadata dan Common Type System (CTS), sehingga dapat dibilang bahwa MSIL merupakan bahasa yang bersifat "cross-language". Sebelum dieksekusi, MSIL akan diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin agar dapat dieksekusi oleh mikroprosesor yang digunakan




1.      Penjelasan secara singkat dari Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur.
Perbedaan dari Cara Pandang :

OOP : program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu problem.
Prosedural : program adalah suatu urutan instruksi

Perbedaan dari Cara Pandang :

OOP : program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu problem.
Prosedural : program adalah suatu urutan instruksi

Perbedaan dari Cara Pandang :

OOP : program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu problem.
Prosedural : program adalah suatu urutan instruksi


2. Polymorphism merupakan suatu aksi yang memungkinkan pemogram menyampaikan suatu pesan tertentu keluar dari hierarki obyeknya, dimana suatu obyek tersebut yang berbeda memberikan tanggapan ataupun respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan sifat masing-masing obyek. Itu berarti, Polymorphism “mempunyai banyak bentuk” yang juga merupakan salah satu sifat class yang memungkinkan sebuah method mempunyai nama yang sama, namun memiliki aksi yang berbeda.
Polymorphism adalah pemikiran bahwa objek dinamis suatu class dasar dapat berperilaku seperti class turunan. Jika objek menunjuk class dasar maka ia perilaku seperti class dasar, dan jika ia menunjuk class turunan ia akan berperilaku seperti class turunan.Para

3    Pengertian Class
Kelas merupakan salah satu konsep fundamental pemrograman berorientasi objek. Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru (blue print) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.

Definisi kelas terdiri atas dua komponen, yaitu deklarasi kelas dan body kelas. Deklarasi kelas

adalah baris pertama di suatu kelas, dan minimal mendeklarasikan nama kelas. Sementara itu, body dideklarasikan setelah nama kelas dan berada diantara kurung kurawal.

Pengertian Object
Objek adalah entitas dasar saat runtime. Pada saat kode program

dieksekusi, objek berinteraksi satu sama lain tanpa harus mengetahui detil data atau kodenya. Interaksi antara objek ini dilakukan menggunakan suatu message
CONTOH
Sebuah Class mendefinisikan struktur (structure) dan tingkah laku (behaviour) sebuah obyek atau sekumpulan obyek.  Atau class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel-variabel dan method-method secara umum. Didalam java ada aturan untuk pemberian sebuah nama class. Sebuah nama class harus diawali dengan huruf besar. Hal ini untuk membedakan antara class dan objek. Class didefinisikan dengan kata kunci class. Contoh sederhana dari deklarasi sebuah class :

class Mahasiswa {
   String nim;                 //deklarasi variabel atau atribut
String nama;               //deklarasi variabel atau atribut
}

Sebuah Obyek merupakan instansiasi dari suatu class. Kalau kita analogikan,  class  itu sebuah cetakan sedangkan  object  itu  adalah  barang  dari  hasil  cetakan.  Class  juga  bisa  dikatakan  sebagai kategori, sedangkan object adalah sesuatu yang memenuhi syarat-syarat yang harus dipenuhi agar masuk dalam kategori  tersebut.  Jadi  bisa dibilang satu class  bisa mempunyai  banyak object, setiap object mempunyai sifat yang sama persis seperti yang didefnisikan dalam class tersebut. Untuk pemberian nama sebuah objek, diawali dengan huruf kecil. Pembuatan objek untuk class Mahasiswa adalah sebagai berikut:

Mahasiswa mahasiswa;             //deklarasi objek
mahasiswa = new Mahasiswa();   //instansiasi dari kelas Mahasiswa
Mahasiswa mahasiswa= new Mahasiswa();   //dijadikan satu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

CERITA SINGKAT PERJALANAN HIDUPKU

Cerita pendek kehidupanku dari masa ke masa Saya terlahir dari keluarga sederhana dan jauh dari kecukupan..dimasa kecilku dihabiskan hana...