1. Net
adalah teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak Microsoft
untuk memfasilitasi system operasi, hingga ke peralatan-peralatan lain seperti
handphone dan sebagainya. Dengan demikian, jika Anda bermaksud untuk membuat
program yang dapat dijalankan melalui internet, jaringan computer, handphone
dan lain-lain, maka sangatlah tepat jika Anda membuatnya melalui teknologi .Net
ini.
Teknologi
.Net dapat juga digunakan bagi yang ingin membuat program untuk komputer
pribadi yang dijalankan secara individual. Dibandingkan dengan perangkat lunak
pembuat program yang sudah ada sebelumnya seperti Ms. Visual Studio 6.0 (Ms.
Merupakan singkatan yang umum digunakan perusahaan Microsoft). Perangkat lunak
pembuat program berbasis .Net mempunyai lebih banyak fasilitas dan
perintah-perintah yang akan mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan program
aplikasi.
2.
·
Kemudahan
untuk menggabung beberapa program yang dibuat dengan berbagai bahasa
pemrograman berteknologi .Net ini.
·
Kemudahan
untuk berpindah antarbahasa pemrograman.
·
Meningkatkan
keandalan program dalam menangani error.
·
Penanganan
masalah memori secara otomatis dan sebagainya.\
3. Microsoft Intermediate Language (disingkat
MSIL) adalah sebuah set instruksi yang bersifat independen terhadap CPU yang
digunakan oleh Microsoft .NET Framework, yang dibuat pada saat program-program
bahasa .NET (C#, J#, Visual Basic .NET) dikompilasi. MSIL mengandung instruksi
untuk memuat, menyimpan, melakukan inisialisasi, dan memanggil metode-metode
terhadap objek, mengingat hampir semua bahasa .NET adalah bersifat berorientasi
objek. Ketika dikompilasi, MSIL akan ditambahkan dengan metadata dan Common
Type System (CTS), sehingga dapat dibilang bahwa MSIL merupakan bahasa yang
bersifat "cross-language". Sebelum dieksekusi, MSIL akan
diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin agar dapat dieksekusi oleh
mikroprosesor yang digunakan
1.
Penjelasan
secara singkat dari Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented
programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang
berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini
dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika
pemrograman terstruktur.
Perbedaan
dari Cara Pandang :
OOP
: program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu
problem.
Prosedural
: program adalah suatu urutan instruksi
Perbedaan
dari Cara Pandang :
OOP
: program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu
problem.
Prosedural
: program adalah suatu urutan instruksi
Perbedaan
dari Cara Pandang :
OOP
: program adalah serangkaian objek yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu
problem.
Prosedural
: program adalah suatu urutan instruksi
2.
Polymorphism merupakan
suatu aksi yang memungkinkan pemogram menyampaikan suatu pesan tertentu keluar
dari hierarki obyeknya, dimana suatu obyek tersebut yang berbeda memberikan
tanggapan ataupun respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan sifat
masing-masing obyek. Itu berarti, Polymorphism “mempunyai banyak bentuk” yang
juga merupakan salah satu sifat class yang memungkinkan sebuah method mempunyai
nama yang sama, namun memiliki aksi yang berbeda.
Polymorphism
adalah pemikiran bahwa objek dinamis suatu class dasar dapat berperilaku
seperti class turunan. Jika objek menunjuk class dasar maka ia perilaku seperti
class dasar, dan jika ia menunjuk class turunan ia akan berperilaku seperti
class turunan.Para
3 Pengertian Class
Kelas
merupakan salah satu konsep fundamental pemrograman berorientasi objek. Kelas
dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru (blue print) atau prototipe yang
digunakan untuk menciptakan objek.
Definisi
kelas terdiri atas dua komponen, yaitu deklarasi kelas dan body kelas.
Deklarasi kelas
adalah
baris pertama di suatu kelas, dan minimal mendeklarasikan nama kelas. Sementara
itu, body dideklarasikan setelah nama kelas dan berada diantara kurung kurawal.
Pengertian
Object
Objek
adalah entitas dasar saat runtime. Pada saat kode program
dieksekusi,
objek berinteraksi satu sama lain tanpa harus mengetahui detil data atau
kodenya. Interaksi antara objek ini dilakukan menggunakan suatu message
CONTOH
Sebuah Class mendefinisikan
struktur (structure) dan tingkah laku (behaviour) sebuah obyek
atau sekumpulan obyek. Atau class merupakan prototipe yang
mendefinisikan variabel-variabel dan method-method secara umum. Didalam java
ada aturan untuk pemberian sebuah nama class. Sebuah nama class harus diawali
dengan huruf besar. Hal ini untuk membedakan antara class dan objek. Class
didefinisikan dengan kata kunci class. Contoh sederhana dari deklarasi sebuah
class :
class Mahasiswa {
String
nim; //deklarasi
variabel atau atribut
String
nama; //deklarasi
variabel atau atribut
}
Sebuah Obyek merupakan
instansiasi dari suatu class. Kalau kita
analogikan, class itu sebuah cetakan
sedangkan object itu adalah barang dari hasil cetakan. Class juga bisa dikatakan sebagai
kategori, sedangkan object adalah sesuatu yang memenuhi syarat-syarat yang
harus dipenuhi agar masuk dalam
kategori tersebut. Jadi bisa dibilang satu
class bisa mempunyai banyak object, setiap object
mempunyai sifat yang sama persis seperti yang didefnisikan dalam class
tersebut. Untuk pemberian nama sebuah objek, diawali dengan huruf kecil.
Pembuatan objek untuk class Mahasiswa adalah sebagai berikut:
Mahasiswa
mahasiswa; //deklarasi
objek
mahasiswa = new Mahasiswa(); //instansiasi dari kelas
Mahasiswa
Mahasiswa mahasiswa= new Mahasiswa(); //dijadikan satu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar